top of page

Pojok Selatan #3: Belajar Menulis Copperplate dengan Fountain Pen: Kelas Pemula yang Hangat

Admin Tinta Nusantara
Jul 6
2 min read

Setelah sebelumnya belajar menulis surat menggunakan gaya tulisan masing-masing dalam kegiatan Pojok Selatan, kali ini teman-teman Youth Rumah Roti kembali bertemu dengan tantangan yang berbeda: mengenal dasar-dasar Copperplate Calligraphy menggunakan fountain pen.


Bagi sebagian peserta, ini adalah pengalaman pertama menggunakan pena tinta. Mereka memulai dari hal yang paling mendasar—mengenal cara memegang pena, memahami arah tekanan, membuat garis-garis latihan, hingga perlahan menyusun bentuk huruf. Dalam kurang lebih dua jam, setiap orang diberikan waktu untuk memahami prosesnya tanpa terburu-buru.


Copperplate bukanlah gaya tulisan yang bisa langsung dikuasai dalam sekali pertemuan. Bahkan membuat garis lurus dan lengkungan sederhana pun membutuhkan latihan. Namun justru di situlah letak proses belajarnya. Peserta yang awalnya merasa kesulitan perlahan mulai menemukan ritme tangan mereka sendiri.



Yang membuat sesi kali ini terasa hangat adalah dinamika komunitas yang sudah lebih dulu terbentuk. Sebagian besar peserta telah saling mengenal melalui kegiatan-kegiatan sebelumnya. Karena adanya rasa percaya tersebut, mereka secara alami saling memperhatikan satu sama lain. Ketika melihat teman di sebelahnya mengalami kesulitan, mereka tidak ragu untuk berbagi pengalaman atau menunjukkan kembali langkah yang baru saja mereka pahami.


Perlu dicatat bahwa dinamika ini muncul karena konteks komunitas yang sudah saling mengenal dan merasa nyaman satu sama lain. Bukan berarti setiap kelas akan menggunakan sistem saling mengajar antar peserta. Pada kelas dengan peserta baru, pendampingan tetap berpusat pada fasilitator agar setiap orang mendapatkan arahan yang tepat sejak awal.


Namun untuk kelompok yang sudah memiliki kedekatan, berbagi proses belajar dapat menjadi cara untuk membangun kepekaan. Saat seseorang mencoba membantu temannya, ia belajar mengamati kebutuhan orang lain, menyampaikan penjelasan dengan sederhana, sekaligus memperkuat pemahamannya sendiri. Di sisi lain, peserta yang dibantu tetap memiliki ruang untuk bertanya tanpa merasa sungkan.


Meski ada beberapa wajah baru yang baru pertama kali mengikuti Pojok Selatan, suasana yang terbentuk tetap terasa aman dan menyenangkan. Mereka diterima sebagai bagian dari komunitas, sehingga proses belajar tidak terasa menegangkan, melainkan penuh dukungan.


Pada akhirnya, tujuan kelas ini bukan sekadar menghasilkan tulisan Copperplate yang indah. Yang lebih penting adalah menciptakan ruang di mana setiap orang dapat belajar dengan tenang, berproses sesuai kecepatannya masing-masing, dan merasakan bahwa sebuah komunitas dapat menjadi tempat yang saling menguatkan dalam perjalanan belajar.

Comments


©2019 by Tinta Nusantara.

bottom of page